Penyakit diabetes pada umumnya kerap menyerang orang dewasa. Mulai dari 45 tahun hingga 64 tahun.
Namun, seiring dengan perubahan gaya hidup tak menutup kemungkinan bahwa saat ini penyakit berbahaya itu menyerang usia 30-an.
Dokter Spesialis Kelenjar Endokrinologi Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD, PhD, KEMD mengatakan, tak hanya terjadi pada orang dewasa, kasus diabetes juga pernah dialami oleh anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun. Hal ini biasanya disebut sebagai diabetes tipe 1.
Anak-anak yang menderita diabetes adalah karena faktor genetik atau keturunan. Biasanya, anak-anak yang terserang diabetes ini tidak memiliki gejala.
"Anak-anak penderita diabetes ini umumnya muncul tanpa gejala. Sehingga orangtua sering tidak mengetahui bahwa anaknya menderita diabetes," ujarnya melalui telekonferensi, Jumat, (10/7/2020).
Umumnya, anak yang menderita diabetes tipe 1 karena faktor keturunan memiliki kelainan prankreas sejak lahir. Sehingga pankreas tidak bisa memproduksi insulin yang berujung pada kadar gula darah yang terus meningkat.
Baca juga: Detik-Detik Melahirkan, Vanessa Angel Joget Girang di Rumah Sakit
"Jika gula darah terus meningkat, maka akan terjadi ketoacidosis yakni gula darah tinggi yang menyebabkan jadi asam," tuturnya.
Pada umumnya, terang Dokter Danke, penderita diabetes adalah orang-orang dengan berat badan berlebihan alias gemuk. Namun diabetes tipe 1 dapat menyerang anak-anak sekalipun memiliki tubuh yang kurus.
(Dyah Ratna Meta Novia)