Baca Juga : Cara Unik Warga Purwokerto 'Liburan' ke Singapura Viral, Dijamin Murah!
Metode pelatihan daring ini meliputi teori, praktik, dan penugasan. Nantinya di akhir pembelajaran peserta diharapkan mampu menyusun tugas yang diberikan oleh narasumber. Setelah kegiatan berakhir peserta yang dinyatakan berhasil akan mendapat sertifikat dari Kemenparekraf.
Ketua Umum Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Sang Putu Subaya, mengapresiasi inisiasi yang dilakukan Kemenparekraf dalam menyelenggarakan pelatihan daring ini.
“Saya sangat mengapresiasi program Kemenparekraf untuk meningkatkan kompetensi pemandu pariwisata agar bisa menghadapi tantangan baru pascapandemi. Saya berharap para peserta bisa menunjukkan perhatian dan fokusnya pada pelatihan daring ini,” kata Sang Putu Subaya.
Dari Pelatihan Daring Pemandu Wisata City Tour ini diharapkan para peserta mampu meningkatkan kompetensinya, menjaga motivasi agar tetap berpikiran positif dan optimistis dalam menghadapi pandemi COVID-19, serta mampu memberikan pelayanan sesuai protokol tatanan kehidupan baru.
(Helmi Ade Saputra)