New Normal, Wisatawan Cenderung Pilih Destinasi Wisata Jarak Dekat

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Selasa 07 Juli 2020 16:54 WIB
Candi Prambanan (Foto: Kemenparekraf)
Share :

Pandemi Covid-19 secara tidak langsung telah membuat perilaku wisatawan berubah. Bila sebelumnya destinasi-destinasi jarak jauh sangat diminati, ke depannya diprediksi bahwa wisatawan cenderung lebih memilih destinasi jarak dekat.

Dalam hal ini, Co-Founder & Chief Marketing Office tiket.com, Gaery Undarsa mengatakan, akan terjadi fenomena yang dia sebut dengan istilah local driving distance.

 

"Kita sudah monitor setiap hari, demand dari wisatawan di negara-negara yang sudah recover seperti apa. Ternyata berubah. Banyak wisatawan yang lebih memilih local driving distance," kata Gaery dalam peluncuran program BEKUP bersama Kementerian Pariwisat dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Secara spesifik, Gaery mengatakan, fenomena local driving distance merupakan perubahan minat wisatawan dalam mengunjungi objek atau destinasi di era new normal.

Local driving distance artinya, objek wisata yang akan diminati adalah tempat-tempat yang dapat ditempuh menggunakan tranportasi darat berdurasi singkat. Setidaknya 1-2 jam perjalanan.

Contohnya daerah Bogor, Jawa Barat yang kini mulai diminati oleh wisatawan-wisatawan dari Jakarta dan sekitarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya