Selain itu, menurutnya yang juga harus diedukasi adakah masyarakat bahwa hasil Rapid Test itu tidak menjamin Anda bebas dari virus corona.
"Logikanya gini, pemeriksaan dilakukan saat kondisi Anda diperiksa. Tapi, setelah Anda diperiksa lalu Anda melakukan kontak dengan orang bebas, ya, ada kemungkinan terpapar. Hasilnya bisa saja begini, pagi negatif, lalu malam hari setelah bertemu dengan orang bebas, jadi positif," pungkasnya.
"Karena itu hasil Rapid Test berlaku cuma 1 minggu. Sebab, enggak menjamin tubuh Anda bebas dari Covid-19 selamanya," pungkas dr Ari.
(Martin Bagya Kertiyasa)