Meski tidak banyak kerabat yang hadir secara langsung, namun dirinya juga merasa bahagia, akhirnya bisa melangsungkan pernikahan di tengah wabah Covid-19. Nikah bareng virtual ini, juga diklaim merupakan yang pertamakali di gelar di Indonesia dan bahkan dunia.
Nikah bareng virtual tersebut, juga dinilai merupakan sinergi dengan program pemerintah, terhadap penanggulangan wabah virus corona, khususnya untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, agar dapat menikah, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama, dalam memasuki kehidupan tatanan baru atau new normal.
Sementara itu, selain dilakukan bertepatan dengan peringatan hari keluarga nasional, uniknya, cindera mata dalam nikah bareng secara virtual tersebut, berupa face field, atau alat pelindung wajah.
(Martin Bagya Kertiyasa)