BANYAK objek wisata dan kebun binatang tutup pengelola wisata di Banjarnegara Jawa Tengah alami kekurangan biaya pangan satwa. Biaya kebutuhan makan yang mencapai Rp100 juta per bulan, tak bisa di cukupi akibat tak adanya pemasukan.
Tutupnya obyek wisata akibat dampak dari Covid-19 mulai dirasakan dampaknya oleh sejumlah obyek wisata, khususnya kebun binatang yang memerlukan biaya operasional tinggi untuk perawatan dan pakan satwa. Obyek wisata taman marga satwa Seruling Mas Banjarnegara Jawa Tengah, saat ini mengalami kekurangan biaya pakan satwa dan operasional.
Dari jumlah 45 jenis satwa yang berjumlah 150 ekor yang ada di kebun binatang, pengelola membutuhkan dana hingga Rp100 juta per bulan untuk biaya makanan. Kondisi tutupnya obyek wisata dan tak adanya pemasukan tiket. Membuat pengelola tak bisa mencukupi kebutuhan.
Mengantisipasi adanya kekurangan pakan, pihak pengelola mengorbankan biaya kebersihan, air dan operasional karyawan. Pengelola bahkan membuka donasi untuk biaya pakan satwa dari masyarakat dan sejumlah instansi.
Pengumpulan donasi pakan satwa saat ini sudah terkumpul hingga Rp50 juta lebih. Kebutuhan pakan terbanyak adalah satwa jenis karnivora, mencapai 50 kg.
Pihak pengelola berharap, kondisi new normal ini bisa segera di buka untuk pengunjung dengan menetapkan aturan prosedur kesehatan, sehingga pengelola bisa mendapatkan pemasukan baik untuk biaya satwa dan operasional.
(Martin Bagya Kertiyasa)