Pandemi Covid-19 belum juga usai, dan sepertinya masih jauh dari kata berakhir. Salah satunya karena vaksin Covid-19 belum juga ditemukan.
Pandemi Covid-19 tak kunjung usai ini menimbulkan dampak tak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga melumpuhkan ekonomi global. Selain itu, pandemi Covid-19 juga membuat masyarakat dunia memiliki kebiasaan baru terkait protokol kesehatan pencegahan persebaran Covid-19.
Dr Sawedi Muhammad SSos MSc melihat risiko pandemi Covid-19 memiliki tiga karakteristik, yaitu delokalisasi (Covid-19 tidak mengenal lokasi), incaltulate risk (biaya pandemi Covid-19 tidak dapat dihitung), dan non-compensability (tidak ada yang mampu memberi kompensasi).
“Ini kaitannya dengan ketakutan, kecemasan, stres, dan emosi. Risiko pandemi Covid-19 adalah risiko umat manusia, bukan hanya agama, ras, dan suku tertentu, ini menjadi bencana global," urai sosiolog Universitas Hasanuddin ini dalam diskusi online “Cerdas Mengelola Stres dan Emosi”, dikutip dari Sindonews.com.