Apa yang Terjadi Jika Kulit Terkena Cairan Disinfektan?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Rabu 24 Juni 2020 19:13 WIB
Ilustrasi. (Freepik)
Share :

MASYARAKAT semakin peduli terhadap kebersihan diri selama pandemi virus corona Covid-19. Salah satu caranya adalah menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun maupun antiseptik. Meski demikian, masih banyak masyarakat yang bingung untuk membedakan antara antiseptik dan desinfektan saat membeli produk untuk melindungi diri dari kuman dan virus.

Seperti diketahui, antiseptik biasanya digunakan untuk bagian tubuh manusia misalkan kulit. Sementara desinfektan digunakan untuk disemprotkan pada permukaan benda mati.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr Arini Astasari Widodo, SpKK mengatakan, kekeliruan penggunaan desinfektan ke tubuh manusia dapat menimbulkan masalah serius pada kulit.

“Disinfektan dapat menyebabkan dermatitis kontak, yaitu peradangan kulit yang dalam hal ini di picu oleh kontak terhadap bahan kimiawi. Dermatitis kontak yang terjadi dapat berupa reaksi iritasi atau reaksi alergi. Reaksi iritasi lebih sering terjadi di bandingkan reaksi alergi. Reaksi kulit umumnya dapat berupa kulit kering, pecah-pecah, perih, dan gatal,” ujar dr. Arini kepada Okezone, Rabu (24/6/2020).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya