Lebih lanjut dr. Siti mengatakan bahwa saat ini terdapat 68 ribu kasus DBD yang terjadi di seluruh Indonesia. Uniknya beberapa provinsi dengan kasus Covid-19 tertinggi memiliki jumlah positif DBD yang tinggi pula.
Beberapa provinsi tersebut meliputi Jawa Barat, Lampung, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Sulawesi Selatan.
“Fenomena seperti ini yang terjadi. Artinya apabila seseorang terinfeksi Covid-19 juga berisiko terinfeksi DBD. Karena pada prinsipnya sama, DBD adalah salah satu penyakit yang sampai saat ini belum ada obatnya, vaksinnya belum terlalu efektif. Satu cara untuk menghindarinya adalah berusaha agar tidak digigit nyamuk. Dan ini sama-sama virus,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)