Pariwisata menjadi salah satu sektor yang terdampak oleh pandemi virus corona atau Covid-19. Apabila dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun sebelumnya yang menyentuh angka 15 juta kunjungan, tahun ini jumlahnya dillaporkan menurun drastis.
Memang, bukan Indonesia saja yang mengalami hal tersebut. Seluruh negara di dunia juga mengalami penurunan jumlah wisatawan yang cukup signifikan. Bahkan bisa dibilang industri pariwisata dunia sempat mati suri akibat pandemi Covid-19.
Nah, memasuki era new normal, Pemerintah Indonesia melalui Kemenko Kemaritiman dan Investasi tengah berupaya membangkitkan kembali industri pariwisata domestik.
Hal tersebut dijelaskan secara gamblang oleh Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Odo R.M. Manuhutu.
Odo mengatakan, pihaknya saat ini tengah bersinergi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas destinasi wisata dalam negeri.
Baca juga: Tak Perlu Khawatir Adakan Resepsi Pernikahan, Asal Terapkan Protokol Kesehatan Ini
Tujuannya tidak lain demi menggaet minat wisatawan Nusantara alias domestik yang diklaim akan menjadi penopang utama di era new normal ini.
"Kita lihat gambarang jelasnya di dunia. Pada umumnya beberapa negara yang jadi rujukan seperti Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris mengalami sebuah tren 70 persen lebih sumbangan pariwisata ke PDB megara dari turis domestik," ungkap Odo belum lama ini.