3. Ketidaksiapan menjalani New Normal
Ya, alasan lain kenapa kasus positif Covid-19 masih tinggi adalah ketidaksiapan beberapa sektor jalani tatanan hidup baru atau New Normal. Bukti jelasnya bisa dilihat dari kasus penumpukan penumpang KRL.
"Judulnya New Normal, tapi kenyataannya gagal. Kita tidak siap menyambut kehidupan baru tersebut," kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Indah Fitriani, Sp.PD.
Karena ketidaksiapan New Normal ini, akhirnya jaga jarak tak dijalankan dengan sebaik-baiknya. Padahal, jaga jarak menjadi salah satu kunci memutus rantai penyebaran Covid-19 antarorang.
(Helmi Ade Saputra)