KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama perwakilan promosi pariwisata Indonesia (Visit Indonesia Tourism Officer/VITO) di New Delhi dan Mumbai melakukan product update pariwisata untuk pasar India, sebagai salah satu strategi promosi (soft selling) di tengah pandemi Covid-19.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya mengatakan, pemerintah Indonesia telah menyiapkan strategi dan upaya kesiapan Indonesia memasuki masa new normal serta product update untuk pasar India.
Tercatat sebanyak 140 industri pariwisata yang berasal dari India dan Indonesia mengikuti kegiatan webinar ini.
“Webinar ini dilakukan untuk menjaga brand awareness Indonesia terutama di pasar India, sehingga nantinya wisatawan mancanegara asal India tidak perlu ragu untuk mendatangi Indonesia karena pemerintah Indonesia sudah menyiapkan kebijakan di destinasi wisata sebagai upaya tanggap terhadap the new normal, yaitu gerakan Indonesia bersih, sehat, dan aman (Cleanliness, Health and Safety/CHS),” kata Nia Niscaya, dalam webinar yang bertema “The Future of Indonesian Tourism Marketing in India”, seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (9/6/2020).