Merusak sistem imunitas
Ganja terbukti juga merusak sistem imun tubuh. Semakin banyak paparan ganja dalam tubuh, maka semakin tinggi risiko penurunan kinerja sistem imun.
Tidak hanya itu, ganja juga memengaruhi perlambatan reaksi tubuh. Makanya, ada anggapan kalau pengguna ganja itu lemot, karena respons tubuh menerima rangsangan memang lambat.
Merusak saraf
Penggunaan ganja secara berkepanjangan akan memengaruhi saraf. Jika Anda berhenti, maka efek ini akan benar-benar bisa Anda rasakan. Salah satunya adalah ketidaknyamanan pada sistem saraf.
Meningkatkan risiko terbentuknya tumor dalam darah
Ganja terbukti meningkatkan risiko terbentuknya tumor dalam sistem aliran darah. Ini akan berbahaya jika tumor tersebut sudah menyebar ke seluruh bagian tubuh.
(Dewi Kurniasari)