Curhat Mahasiswa Tak Takut Belajar Lagi di Kampus saat New Normal

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Sabtu 30 Mei 2020 08:00 WIB
Ilustrasi (Foto : Freepik)
Share :

New Normal akan mengharuskan kegiatan berjalan seperti biasanya. Meski akan 'hidup seperti biasa', tapi masyarakat diharapkan menjalankan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Jika sekolah di DKI Jakarta berencana akan dibuka pada 13 Juli 2020, berbeda dengan perguruan tinggi. Sampai saat ini belum ada keterangan jelas kapan kampus akan buka kembali.

Jika sampai nanti akhirnya New Normal diberlakukan dan kampus kembali buka, maka Akbar (nama disamarkan) siap belajar lagi di kampus. "Saya nggak takut belajar lagi di kampus, tapi tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan," terangnya saat diwawancarai Okezone, Jumat (29/5/2020).

Alasan Akbar tidak takut karena dirinya yakin sudah banyak orang paham apa yang harus dilakukan saat New Normal. Masyarakat juga sepertinya sudah paham bahaya Covid-19 dan bagaimana cara mencegahnya.

Lebih lanjut, Akbar meyakini saat New Normal itu tiba dan mengharuskan kampus buka kembali, nantinya jam perkuliahan tidak akan panjang waktunya. Misalnya, biasa masuk pukul 08.00 selesai kuliah bisa sampai pukul 14.30.

"Nah, kalau di New Normal nggak akan sepanjang itu. Jadi, kalau pun masuk pagi, perkuliahan satu hari itu sudah selesai siang hari saat jam makan siang dan tidak ada perkumpulan di luar perkuliahan," sambungnya.

Akbar pun coba menjelaskan apa yang bakal ia lakukan selama di kampus saat New Normal nanti. "Pastinya pakai masker, sering cuci tangan dengan sabun, nggak mau nongkrong, dan bawa bekal makanan sendiri meskipun malu, dan pastinya langsung pulang setelah kuliah selesai," katanya.

Tidak nongkrong akan menjadi hal yang bakal dilakukan Akbar untuk meminimalisir kerumunan orang. Ada kekhawatiran teman-teman akan memusuhinya kalau tidak nongkrong, tapi Akbar lebih memprioritaskan kesehatan dirinya pun orang lain.

"Ya, nggak apa-apa (dimusuhin). Saya nggak nongkrong supaya tidak terpapar Covid-19. Lagian, harusnya teman-teman paham situasi sekarang. Kalau tetap ngajak nongkrong, berarti dia kurang literasi," tegasnya.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya