MENINGKATNYA kasus positif corona di berbagai wilayah Indonesia mengakibatkan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) di institusi kesehatan terus melonjak. Sebagai gambaran, Jakarta menjadi episentrum penyebaran virus membutuhkan 10.000 unit APD setiap hari.
Donasi untuk mengendalikan pandemi corona banyak datang dari mana saja. Termasuk dari institusi kesehatan, yang berinisiatif mengumpulkan APD untuk tenaga medis di garda depan melawan corona, yang sangat rentan terpapar.
Diungkapkan Presiden Direktur JEC Dr Johan A Hutauruk, SpM(K), transmisi virus corona menyebar dengan cepat dan mengancam berbagai lapisan masyarakat. Tak terkecuali, para petugas medis yang berada di garis terdepan dalam menangani virus berbahaya ini.
"Kami juga memikirkan keselamatan dari para rekan petugas medis yang memiliki risiko tinggi tertular Covid-19. Sebagai bentuk solidaritas, kami sebar masker bedah (APD) di beberapa wilayah dengan tingkat kasus yang tinggi," ujarnya lewat keterangan resmi yang diterima Okezone.