Terbukti lima hari setelah Trudy berada di resort tersebut, semua aktivitas penyemprotan baik fogging dan spray dihentikan. Penghentian penyemprotan tersebut dapat menghemat anggaran sekira USD25 ribu atau sekira Rp370 juta per tahunnya untuk biaya pestisida dan solar.
Hal inilah yang mendasari Trudy Rilling-Collins, pemrakarsa mosquitolady.com untuk menerapkan teknik yang sama dengan yang ia gunakan di Maladewa untuk diterapkan di pulau Bali. Saat ini, Trudy merupakan Direktur dari PT Kontrol Nyamuk Hijau, sebuah perusahaan pengontrol nyamuk yang ramah lingkungan.
“Kami fokus pada area Ubud ke pantai di Kuta, Seminyak dan Canggu. Kami bekerja hampir di semua wilayah Bali bahkan Pemuteran, maka kami harus tinggal lebih dari satu hari di daerah tersebut untuk menyelesaikan proyek,” sambungnya.
“Semua tim dari PT Kontrol Nyamuk Hijau adalah orang Indonesia. Jadi komunikasi dengan penduduk lokal bukan masalah,” tuntasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)