Ternyata dugaan tersebut salah. Pria itu sebenarnya menderita kondisi yang tidak lazim dan dalam diagnosa disebut bahwa ia mengidap pneumonia lipoid eksogen. Penyakit ini dapat menyebabkan munculnya bentuk buram di paru-paru.
"Ini disebabkan oleh inhalasi atau aspirasi lemak hewan atau minyak nabati atau minyak mineral," ucapnya dalam unggahan media sosial Facebooknya, melansir dari Next Shark, Jumat (22/5/2020).
Lebih lanjut reaksi ini dapat bermanifestasi secara radiologis dalam waktu 30 menit dari peristiwa aspirasi atau inhalasi. Kekeruhan paru-paru dapat muncul pada sebagian besar pasien dalam waktu 24 jam.
Sebagai cara untuk mencegah hal ini, dokter sangat menyarankan untuk tidak menggunakan balsam atau bahan berbasis minyak apa pun untuk dihirup lubang hidung.
“Benda-benda tersebut mengandung petrolatum, minyak kayu putih, minyak kayu cedarleaf, minyak pala, thymol, dan minyak terpentin,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)