Pandemi COVID-19 Bisa Sebabkan Kepunahan Badak Cula Satu

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Rabu 13 Mei 2020 22:00 WIB
Ilustrasi. (Foto: Afrik21)
Share :

SELAMA status lockdown pandemi virus corona COVID-19, perburuan badak bercula satu semakin meningkat di Taman Nasional India. Padahal jenis badak yang satu ini terkenal langka dan terancam punah.

Berkurangnya jumlah kendaraan di jalan raya dekat Taman Nasional Kaziranga di negara bagian Assam yang menjadi rumah bagi populasi badak bercula satu terbesar di dunia membuat hewan ini bergerak menuju perbatasan. Alhasil pergerakan tersebut membuat mereka rentan terhadap para pemburu liar.

“Diduga badak itu terbunuh setidaknya dua hingga tiga hari yang lalu. Selain itu cula badak tersebut juga hilang. Kami juga telah menemukan delapan peluru dari senapan AK47,” terang Direktur Taman Nasional, P. Sivakumar, sebagaimana dilansir AFP, Rabu (13/5/2020).

Sebagaimana diketahui seorang pemburu bisa memperoleh sebanyak USD150 ribu atau sekira Rp2,2 miliar untuk satu cula badak. Mereka juga bisa menjualnya seharga USD60 ribu atau Rp897 juta per kilogram di pasar gelap. Mereka juga melayani permintaan asing untuk digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya