Saat ditemui Okezone beberapa waktu lalu, Didi Kempot sempat mengungkapkan alasannya membuat lagu-lagu bernuansa pariwisata. Selain ingin membantu mempromosikan potensi wisata Indonesia, menurutnya lagu ini juga sangat ampuh untuk menggaet peminat baru dari kalangan anak muda.
"Saya sampai sekarang masih menulis lagu patah hati karena dari situ saya berawal. Tapi saya juga nulis lagi tentang tempat wisata atau transportasi seperti Stasiun Balapan. Nah, waktu menulis Parangtritis dan Pantai Klayar kala itu saya berpikir tempat tersebutkan banyak disambangi anak-anak muda yang sedang dimabuk cinta," ungkap Didi Kempot.
Benar saja, saat lagu Parangtritis pertama kali diluncurkan, lagu ini langsung menyita perhatian para penikmat musik campursari. Sampai pada akhirnya, Didi Kempot pun mulai keranjingan membuat lagu-lagu bertemakan pariwisata dari berbagai daerah di Indonesia.
"Saya buat lagu Parangtritis ternyata booming. Akhirnya berkelanjutan karena diterima baik olah masyarakat. Ya setidaknya, saya ikut mempromosikan tempat-tempat tersebut, karena sering saya bawakan ketika manggung di Belanda dan Suriname," tandasnya.
(Dewi Kurniasari)