“Tugas sih enggak terlalu membebani, sejauh ini pusingnya itu di memonitor, anak stay menatap layar laptop dan dengerin diskusi dari gurunya. Bikin anak tetap fokus dalam suasana belajar padahal lokasi di rumah. Saya menerapkan aturan anak harus tetap di meja belajar sesuai jam sekolah, jam 8 sampai 3 sore, kecuali break time, jadi posisi tubuhnya tuh memang siap untuk belajar,” terangnya.
Di saat yang bersamaan, Silvi mengaku dengan belajar atau sekolah online ia sebagai orang tua otomatis harus menjadi ‘satpam’ untuk mengawasi sang anak agar tidak terganggu fokusnya selama jam sekolah online berlangsung.
“Pantau anak enggak ngobrol sama teman-temannya di room chat yang lain, yang bisa bikin dia enggak fokus perhatiin gurunya kan. Otomatis orangtua jadi satpamlah istilahnya,” pungkas Silvi.
(Abu Sahma Pane)