Vinod menambahkan, lebih dari 700 turis asing dari berbagai negara, Amerika Serikat, Meksiko, dan Israel telah melanggar aturan lockdown yang berlaku. Maka dari itu, hukuman tidak biasa yakni menulis permintaan maaf sebanyak 500 kali diberikan dengan maksud memberikan para wisawatan asing bandel tersebut pelajaran.
Lebih lanjut, agar para turis asing di India tidak bisa sembarangan hotel atau penginapan mereka, petugas kepolisian India mengatakan kepolisian akan mengarahkan hotel-hotel di daerah tersebut agar para wisatawan asing hanya boleh keluar hotel jika didampingi oleh petugas setempat. Jika ada perusahaan yang tidak mengikuti perintah, maka dapat diproses secara hukum.
Sementara itu, untuk pemberlakuan lockdown, Perdana Menteri India memperkirakan India akan memperpanjang masa lockdown hingga dua minggu ke depan. Untuk kasu COVID-19, data per Minggu 22 April 2020 tercatat ada lebih dari 8300 kasus COVID-19 dengan angka kematian sebanyak 273 orang.
(Helmi Ade Saputra)