Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio memastikan realokasi anggaran di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif tepat sasaran. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memitigasi dampak COVID-19 terhadap pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.
Wishnutama Kusubandio menjelaskan, program yang dijalankan Kemenparekraf/Baparekraf dalam situasi tanggap darurat COVID-19 didasarkan pada kebutuhan pekerja dan pengusaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pihaknya telah melakukan pemetaan permasalahan sebelum kemudian merealokasi anggaran dan menggulirkan program guna menekan dampak COVID-19 terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sesuai dengan kewenangan yang ada di Kemenparekraf/Baparekraf.
“Kemenparekraf memetakan kendala yang dihadapi para pelaku parekraf di lapangan kemudian diterapkan program-program yang sifatnya jaring pengaman (safety net) untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Wishnutama seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (29/4/2020).