T-shirt Konsep Warnai Sendiri Dibuat untuk Belikan Tenaga Medis APD

Jack Newa, Jurnalis
Selasa 28 April 2020 21:18 WIB
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Share :

Pandemi COVID-19 yang masih melanda, mendorong rasa solidaritas di seluruh dunia. Orang-orang di seluruh dunia telah berkumpul untuk saling membantu di saat dibutuhkan, dan Uni Emirat Arab (UEA) tidak terkecuali

Rasa cinta kasih sangat meningkat selama Ramadan, dan satu inisiatif penggalangan dana yang disebut Create Nations, yang sudah diikuti 20 desainer, untuk membuat serangkaian T-shirt guna membantu mengumpulkan uang untuk Bulan Sabit Merah.

Gagasan ini muncul dari Dubai PR Briar Prestidge. Idenya sangat sederhana. Dua puluh seniman terkemuka di UEA masing-masing telah membuat t-shirt dengan desain garis hitam dan putih.

T-shirt dijual dengan satu set cat tidak beracun, sehingga pemakai bebas untuk mewarnai bagian atas sesuai keinginan. Mereka kemudian didorong untuk mengunggah interpretasi mereka ke media sosial.

Dengan ukuran untuk anak-anak, pria dan wanita, seluruh keluarga dapat terlibat. Harga mulai dari Dh190 (Rp 801.831) untuk ukuran anak-anak, dan semua hasil masuk ke Emirates Red Crescent untuk menyediakan alat pelindung diri (APD) untuk petugas kesehatan garis depan.

Seniman Fatima Mulla menciptakan desain sederhana yang disebut 'Stay Home', sementara Naki Mustafa menulis desain kartun yang disebut 'Not All Heroes Wear Capes'.

Mariya Li lebih serius dengan karyanya yang disebut 'Pandemi', sementara Amamoda memilih desain yang berjudul 'Karantina Mode'

“Ketika kita tinggal di rumah untuk kebaikan yang lebih besar, kita mengingat para profesional medis yang bekerja tanpa lelah untuk menjaga kita tetap aman. Ada kekurangan yang sangat besar dari alat pelindung diri untuk petugas kesehatan," jelasnya seperti mengutip The National, Selasa (28/4/2020).

"Kami menyumbangkan 100% dari hasil dari CreateNations ke Emirates Red Crescent untuk ke petugas kesehatan yang memerangi pandemi Covid-19 ini," tambah dia.

Ia mengucapkan terima kasih kepada komunitas seniman UEA yang berbakat dan berkontribusi pada tujuan ini. Pandemi Covid-19 telah mengubah hidup secara signifikan.

"Banyak orang merasa cemas. Kami berharap bahwa dengan melukis Baju Seni ini dan menjadi kreatif, keluarga dapat menciptakan beberapa kenangan bahagia dan menyenangkan bersama selama karantina mereka, sambil berkontribusi pada tujuan yang baik,” tambahnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Women lainnya