Bagi yang berminat, biaya sewa apartemen tersebut sekira 4400 Yen atau kurang lebih Rp641.095 per hari. Jasa layanan ini juga dilengkapi oleh sesi konsultasi gratis tentang perceraian selama 30 menit dengan pihak resmi bagian hukum.
Sejauh ini sudah ada 20 customer yang tertarik sejak ditawarkan pada 3 April 2020 lalu. Amano mengatakan, dari data konsumen yang masuk, mereka ingin menyewa apartemen tersebut dengan alasan beraneka ragam.
“Di antara pengguna jasa layanan service, ada seorang istri yang mengatakan ia memutuskan untuk menyewa apartemen tersebut setelah bertengkar hebat dengan sang suami. Ada pula seorang wanita yang mengatakan ia hanya ingin waktu sendiri untuk menyendiri, karena ia lelah mengurus anak-anak di rumah karena sekolah ditutup sementara sang suami bekerja dari rumah,” papar Kosuke.
Meski cukup diminati, di sisi lain jasa layanan sewa apartemen seperti ini terkait juga dengan masalah serius lain. Contohnya masalah tentang seorang wanita yang melarikan diri dari kekerasan dalam rumah tangga.
(Helmi Ade Saputra)