Setelah melakoni lockdown hampir tiga bulan untuk menanggulangi pandemi COVID-19, penduduk China kini bisa bernafas lega. Pemberlakuan lockdown di Wuhan, episentrum COVID-19 sudah dicabut. Kondisi China pun berangsur normal. Bahkan objek wisata yang tutup sudah mulai dibuka pekan lalu.
Di antaranya area pegunungan Huangshan yang merupakan salah satu dari 29 objek wisata di Provinsi Anhui. Kawasan situs wisata ini bahkan menawarkan pengunjung bisa masuk secara gratis, tanpa dipungut biaya apapun pada Minggu 5 April 2020 lalu, yang bertepatan dengan momentum perayaan Qingming (Ching Ming) selama tiga hari di China.
Alhasil, dampak kerinduan beraktivitas normal seperti sedia kala usai lockdown, momen pas hari libur, ditambah dengan promo gratis, langsung membuat pengunjung tempat wisata ini membludak.
Para pengunjung, seperti dilaporkan Foxnews, Kami (9/4/2020) langsung memadati area pegungan Huangshan begitu tempat wisata ini dibuka. Alhasil karena lebih dari 20.000 pengunjung telah memadati area tersebut dalam waktu singkat, pegunungan Huangshan disebutkan bahkan sampai harus melakukan penutupan area kembali karena telah mencapai kapasitas maksimal.
Terlalu dipadati pengunjung yang membludak, seperti hasil laporan South China Morning Post, alhasil para petugas taman nasional setempat mau tak mau harus mengarahkan kerumunan pengunjung ke situs wisata lain.
Dalam foto-foto dan video di pegunungan Huangshan selama akhir pekan, yang banyak beredar di linimasa Twitter, menunjukkan dengan jelas betapa membludaknya wisatawan yang berkerumun di antrean pintu masuk dan memenuhi jalan setapak bermil-mil di sepanjang pegunungan.
Para pengunjung yang datang, disebutkan harus menggunakan masker dan lulus pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk ke dalam area pegunungan. Tidak hanya itu, semua wisatawan juga harus bisa memperlihatkan bukti bahwa mereka dalam kondisi sehat usai lockdown, punya bukti kesehatan yang baik yang diperoleh melalui aplikasi.