Antivirus Tamiflu dijadikan salah satu obat penanganan COVID-19. Keputusan ini diambil Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berdasar rekomendasi perhimpunan dokter paru Indonesia.
Obat dengan kandungan Oseltamivir buatan Amerika Serikat ini sebelumnya digunakan untuk penanganan flu burung. Antivirus ini dipercaya dapat mempercepat pemulihan pasien dengan gejala flu, seperti pasien COVID-19, hingga 1-2 hari.
Tapi, Anda mesti tahu bahwa setiap obat kimia memiliki efek samping. Itu juga yang terdapat pada Tamiflu yang dipakai Menkes Terawan untuk penanganan COVID-19. Jadi, apa efek samping dari antivirus ini?
Menurut laporan Web MD, sekali pun Tamiflu dipercaya dapat membantu memperbaiki kondisi seperti hidung tersumbat, batuk, sakit tenggorokan, demam hingga mengigil, nyeri tubuh, dan rasa letih, obat ini memiliki efek samping yang wajib diketahui penggunanya.