“Masker kain, masker jenis ini bisa dipakai oleh masyarakat sehat. Digunakan di tempat-tempat umum, dan fasilitas lainnya. Tapi kita tetap harus jaga jarak,” tambahnya.
Jaga jarak dengan orang lain ini tetap penting dilakukan, meskipun kita sudah memproteksi diri mengenakan masker kain. Pasalnya, meskipun bisa melindungi diri dari droplet atau tetesan cairan saat orang lain batuk atau bersih, sayangnya masker kain ini memang tidak bisa melindungi masuknya semua partikel.
“Perlindungan terhadap droplet, iya ada. Droplet besar bisa, droplet kecil enggak bisa. Perlindungan untuk aerosol atau partikel airbone tidak ada. Tetap jaga jarak dengan orang lain, karena masker kain enggak bisa proteksi masuknya semua partikel, kemungkinan kebocoran ada. Kombinasikan dengan pakai pelindung wajah, makanya masker jenis ini tidak untuk tenaga medis ya,” tegas Erlina.
Tapi di sisi lain, keuntungannya masker jenis kain ini bisa dipakai berulang kali. Setiap kali usao dipakai, hanya perlu dicuci bersih dengan menggunakan deterjen atau apabila perlu menggunakan air yang bersuhu hangat agar bisa mematikan virus.
(Helmi Ade Saputra)