MASYARAKAT di dunia tengah dihebohkan dengan pandemi virus corona COVID-19. Tapi momen langka tengah terjadi di Jepang.
Ya, musim Bunga Sakura atau dikenal sebagai Cherry Blossom pada 2020 akan jatuh lebih awal daripada semestinya. Sebagaimana dilansir JW Web Magazine, Rabu (1/4/2020), musim dingin di Jepang pada tahun ini terasa cukup hangat.
Sementara musim semi juga diprediksi lebih hangat dari tahun-tahun sebelumnya. Pada sebagian besar negara, musim bunga sakura diperkirakan akan dimulai 7 hingga 8 hari sebelum waktunya. Sementara di Tokyo Bunga Sakura berkembang sekira 10 hari sebelumnya.
Diperkirakan akhir pekan terbaik untuk melakukan Hanami (melihat bunga sakura) jatuh pada 21 dan 22 Maret 2020 untuk wilayah Tokyo. Sementara 28 dan 29 Maret 2020 untuk wilayah Osaka atau Fukuoka.
Selain itu, beberapa wilayah lain di Jepang pun akan dipenuhi dengan Bunga Sakura yang bermekaran. Berikut adalah prediksi waktu dan tempat dimana seseorang bisa melihat keindahan Bunga Sakura yang bermekaran.
Sapporo: 29 April 2020/ 3 Mei 2020
Aomori: 16 April 2020/ 21 April 2020
Sendai: 30 Maret 2020/ 4 April 2020
Tokyo: 14 Maret 2020/ 23 Maret 2020
Ishikawa 25 Maret 2020/ 1 April 2020
Nagano: 1 April 2020/ 6 April 2020
Nagoya 19 Maret 2020/ 28 Maret 2020
Kyoto: 19 Maret 2020 / 28 Maret 2020
Osaka: 23 Maret 2020 / 30 Maret 2020
Hiroshima: 20 Maret 2020/ 29 Maret 2020
Fukuoka: 21 Maret 2020/ 30 Maret 2020
Selain itu netizen bernama Imada pun bercuit melaui akun Twitter pribadinya @imadamusic yang memperlihatkan fenomena langka yang terjadi di Tokyo, Jepang.
Musim Bunga Sakura yang datang lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya, membuat tanaman eksotik ini bermekaran saat musim dingin. “Pertama kali dalam 51 tahun, sakura bertemu salju di Tokyo,” cuit Imada.
First time in 51 years... Sakura meets the Snow in Tokyo pic.twitter.com/wbSJ0SZ0SR
— IMADA (@imadamusic) March 29, 2020
(Muhammad Saifullah )