Awas, Bilik Sterilisasi Corona Dapat Memicu Kanker

Avirista Midaada, Jurnalis
Selasa 31 Maret 2020 11:35 WIB
Share :

Pakar virus Universitas Brawijaya dr. Andrew William Tulle menyatakan penyemprotan disinfektan ke manusia yang saat ini marak dilakukan melalui bilik sterilisasi (disinfection chamber) tak efektif dan membahayakan.

"Transmisi virus (corona) ini melalui droplet yaitu cairan saluran pernafasan saat bersin, batuk atau bicara, masker kalau masker bedah yang lapis tiga bisa menyaring cairan mencegah penyebaran virus. Tapi kalau penyemprotan sesuai artikel terbaru yang diterbitkan WHO, kurang efektif," jelas dr. Andrew William Tulle kepada Okezone, Selasa (31/3/2020).

Pria yang juga dosen di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya ini menyatakan virus corona ketika sudah memasuki pernapasan seseorang, maka tak bisa dijangkau dengan semprotan antiseptik yang saat ini banyak terpasang di sejumlah tempat.

"Kalau orang tersebut sudah membawa virus di saluran pernapasannya, tidak bisa dijangkau oleh cairan antiseptik yang disemprotkan. Selain itu waktu paparan yang dibutuhkan minimal 20 detik, kalau disemprot (cairan disinfektan ke manusia) hanya beberapa detik, waktu paparannya juga kurang, sehingga kurang optimal," terangnya.

Ia juga mengingatkan penyemprotan disinfektan melalui bilik sterilisasi ke manusia secara langsung akan berbahaya dan resiko terpapar kanker ke depannya.

"Ada resiko seperti itu (terkena kanker ke depannya), di bidang mikrobiologi ada dua istilah antiseptik dan disinfektan, kalau disinfektan adalah bahan yang digunakan untuk membunuh mikroorganisme pada benda mati," tuturnya.

"Jadi kalau manusia terpapar bahan disinfektan, ada resiko atau kemungkinan muncul efek negatif. Efek jangka pendek bisa iritasi atau jangka panjang, bisa kemungkinan memicu kanker, karena bahan disinfektan peruntukannya bukan untuk makhluk hidup," imbuhnya.

Sementara itu, Dompet Dhuafa yang memasang bilik sterilisasi (disinfection chamber) gratis di berbagai area publik, menjelaskan bahwa bilik cegah tangkal Corona Dompet Dhuafa menggunakan cairan antiseptik yang aman untuk tubuh manusia dan sudah sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan dan farmakolog.

“Bukan cairan yang biasa dipakai untuk menyemprot fasilitas umum," ujar drg. Imam Rulyawan MARS, Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya