VITAMIN C dipercaya dapat membantu mempercepat kesembuhan pasien virus corona atau COVID-19. Benarkah demikian?
Sebagai contoh kasus, pasien yang menjalani isolasi virus corona COVID-19 di rumah sakit tertentu di New York, diberikan tambahan dosis vitamin C, di samping obat lainnya yang mereka konsumsi, ungkap juru bicara Northwell Health.
Pemberian dosis vitamin C tersebut disuntikkan ke tubuh pasien. Perlu diketahui, vitamin C kaya antioksidan sehingga mampu meningkatkan imunitas tubuh pasien virus corona atau COVID-19.
Jumlah dosis yang diberikan kepada pasien COVID-19 di sana melebihi dosis harian yang direkomendasikan. Yaitu 90 miligram untuk pria dan 75 miligram untuk wanita, seperti yang direkomendasikan oleh National Institutes of Health.
Peter McCaffery, Profesor Biokimia di University of Aberdeen di AS, mengatakan kepada Newsweek, meskipun vitamin C yang diberikan dalam dosis tinggi relatif aman diberikan. Karena di bawah pengawasan klinis.
"Saya harus berharap ini dapat membantu," terangnya.