Dari curahan hati Andrea Dian tersebut, setidaknya masyarakat lebih waspada dengan DBD maupun gejala yang dirasakan saat terinfeksi virus corona. Okezone pun mengulas perbedaannya berikut ini, ditulis Minggu (22/3/2020).
Untuk DBD, dilansir Okezone dari Web MD, DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh nyamuk yang terinfeksi satu dari empat virus dengue, yang saling berkaitan erat. Virus ini terkait dengan penyakit yang menyebabkan infeksi West Nile atau demam kuning.
Gejala DBD biasanya dimulai sejak empat sampai enam hari setelah infeksi dan berlangsung hingga 10 hari. Beberapa gejalanya adalah demam tinggi yang muncul secara tiba-tiba, sakit kepala parah, nyeri di belakang mata, nyeri sendi dan otot yang parah, kelelahan, mual, muntah, ruam pada kulit yang muncul lima hari setelah demam, pendarahan ringan seperti mimisan, gusi berdarah atau memar.