Sedangkan virus corona, seperti namanya adalah virus. Oleh karena itu, antibiotik tidak boleh digunakan sebagai obat untuk pencegahan atau pengobatan. Namun meski memang, jika pasien positif COVID-19 yang dirawat di rumah sakit kemungkinan menerima obat antibiotik, ini disebutkan karena koinfeksi bakteri yang mungkin terjadi.
WHO menegaskan sejauh ini belum ada obat-obatan spesifik yang khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati virus corona COVID-19 ini. Tetapi para pasien yang positif terinfeksi virus harus menerima perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati gejala yang dialami.
Sedangkan pada pasien yang sakitnya parah harus mendapatkan perawatan suportif yang optimal. WHO sendiri menyebutkan, ada beberapa perawatan spesifik yang tengah sedang diteliti dan akan diuji melalui uji klinis
(Martin Bagya Kertiyasa)