Penelitian ini tepatnya dilakukan oleh para ilmuwan dan dokter dari kota-kota di seluruh Cina termasuk Beijing, Wuhan, Shanghai dan Shenzhen
Menurut penelitian sebelumnya, perbedaan golongan darah telah dilakukan para ilmuan pada penyakit menular sebelumnya termasuk virus Norwalk, hepatitis B dan sindrom pernapasan akut (SARS).
Disebutkan pula dari 206 pasien yang meninggal akibat COVID-19 di Wuhan, 85 pasien di antaranya memiliki golongan darah A, yang 63 persen lebih banyak daripada 52 pasien dengan golongan darah O.