Yuri tidak menampik kemungkinan itu. Terlebih setelah melihat pola mutasi virus corona, dalam beberapa bulan terakhir.
Dia mengatakan, bahwa bentuk dan pola penyebaran virus corona memang terus berkembang dan berubah-ubah. Sehingga, tidak menutup kemungkinan akan terjadinya airborne disease.
"Virus itu kan makhluk yang paling tidak stabil. Sehingga ada kemungkinan seperti itu," tegasnya.
(Dewi Kurniasari)