Kasus Pertama, Anjing yang Diduga Terinfeksi Virus Corona Akhirnya Mati

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Rabu 18 Maret 2020 11:35 WIB
Anjing yang Terinfeksi Corona Akhirnya Meninggal Dunia
Share :

Anjing pertama di dunia yang diduga terinfeksi virus corona atau COVID-19 dilaporkan mati pada Senin 16 Maret 2020 di Hong Kong.

Anjing jenis Pomeranian berusia 17 tahun itu dikabarkan sempat menjalani masa karantina dari virus corona sejak 26 Februari lalu, dan diperbolehkan pulang ke rumah pada Sabtu 14 Maret setelah dinyatakan negatif.

Seorang juru bicara dari Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi China mengatakan, “Kami mendapat kabar dari pemilik anjing itu bahwa dia telah mati pada 16 Maret kemarin. Pemilik mengatakan dia tidak mau melakukan autopsi untuk memeriksa penyebab kematiannya”.

Selama karantina, anjing tersebut sempat menjalani serangkaian tes. Rangkaian tes ini termasuk uji sampel swab pada hidung dan mulut, dan hasilnya dilaporkan negatif.

Tes serologi pun turut dilakukan pada 3 Maret lalu. Tujuan dari tes ini adalah untuk meneliti antibodi dalam darah pada anjing itu, dan hasilnya lagi-lagi dinyatakan negatif. Mereka tidak menemukan tanda-tanda penularan virus corona dalam sistem kekebalan tubuhnya.

Hal ini kembali dipertegas oleh sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh AFCD. Mereka menegaskan bahwa dari hasil tes serologi yang telah dilakukan para ahli medis, menunjukkan anjing itu tidak terinfeksi virus.

“Hasil urutan (gen) menunjukkan virus kemungkinan menyebar dari orang yang terinfeksi dan kemudian menginfeksi anjing. Namun tidak ada bukti hewan peliharaan bisa menjadi sumber infeksi atau mereka bisa ikut terinfeksi,” tulis pernyataan tersebut.

Kendati demikian, setiap warga diminta untuk terus menjaga kebersihan dan tidak boleh meninggalkan hewan peliharaan mereka. Sejauh ini, ada empat hewan peliharaan (satu kucing dan tiga anjing) yang tengah menjalani masa karantina.

Sebelumnya, pemilik anjing itu yang diketahui merupakan seorang wanita berusia 60 tahun, dipastikan terinfeksi virus corona dan sempat dirawat pada 25 Februari lalu. Dia berhasil pulih dan kembali ke rumah pada 8 Maret. Beberapa anggota keluarga yang melakukan kontak dengannya juga dikonfirmasi positif terinfeksi COVID-19. Demikian dilansir Okezone dari SCMP, Rabu (18/3/2020).

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya