Artinya rumah sakit bisa merujuk ke rumah sakit lain yang bisa merawat pasien suspect virus corona maupun yang positif. Rumah sakit harus memberikan surat pengantar dan prosedur lainnya.
Kalau memang dokter atau rumah sakit itu yakin pasien harus dirujuk, kenapa tidak dilakukan. Sederhananya kemudian meminta spesimennya untuk untuk diperiksa di rumah sakit maupun laboratorium yang mampu.
"Tapi kekecewaan pasien itu jelas, ini prosedur tidak elegan. Kok sebenarnya itu pasien dibiarkan. Padahal kan tidak minta untuk dirawat, tapi diberikan alternatif yang elegan, tapi ini enggak. Inilah problem kita, masalah kita cukup banyak," tegasnya.
(Dewi Kurniasari)