SETELAH Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi positif virus corona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), sejumlah wartawan mendatangi rumah sakit rujukan COVID-19. Bukannya langsung dilayani, mereka malah mendapati kejadian tak enak.
Akibatnya, tak sedikit wartawan ditelantarkan, karena rumah sakit beralasan belum menyiapkan segala kebutuhan tes COVID-19. Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto pun turut menanggapi kejadian tersebut.
Yuri mengatakan, selama ini orang-orang yang melakukan tes COVID-19 merupakan pasien rujukan, yang memang diharuskan deteksi COVID-19. Itu pun atas permintaan dokter.
"Pemeriksaan ini (COVID-19) adalah atas permintaan dokter. Ini harus dipahami. Jadi tidak bisa datang langsun, tanpa ada indikasi langsung meminta diperiksa," terangnya di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Senin (16//3/2020).