BERBAGAI upaya untuk bisa menemukan vaksin virus korona/Coronavirus (COVID-19), tengah dilakukan oleh para peneliti dari berbagai negara. Termasuk para peneliti dari Inggris, para ahli di Queen Mary BioEnterprises Innovation Centre, Whitechapel, London.
Menariknya, para peneliti ini menggunakan cara yang cukup tak biasa. Karenanya, dalam upaya menemukan vaksin virus korona COVID-19, para ahli di Queen Mary BioEnterprises Innovation Centre, Whitechapel, London, akan menginfeksi atau mensuntikkan virus 0C43 dan 229E kepada 24 orang, 24 relawan dengan kondisi tubuh sehat.
Para relawan yang rela disuntik tersebut, sebagaimana diwarta Metro, Rabu (11/3/2020) akan bisa dibayar senilai 3.500 Poundsterling atau kurang lebih Rp64juta.
Ketika dalam penelitian, para peserta atua relawan tersebut akan diisolasi selama 14 baru. Selama masa isolasi para relawan akan makan dengan program diet ketat, tidak boleh berolahraga, dan tentunya tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain.