Wabah virus korona COVID-19 menjadi kecemasan masyarakat dunia. Sebagian dari mereka menganggap COVID-19 adalah penyakit berbahaya yang mengancam kematian bagi orang yang mengidapnya. Namun belum lama ini penelitian mengungkapkan tingkat kematian yang disebabkan COVID-19 dengan flu musiman (Seasonal Flu).
Melansir dari Live Science, Senin (9/3/2020), tingkat kematian akibat flu musim di Amerika Serikat (AS) menunjukkan angka sekira 0,1 persen. Sementara angka kematian yang disebabkan oleh COVID-19 memang lebih tinggi dibandingkan dengan flu musiman.
Pada studi yang dipublikasikan 18 Februari 2020 di China CDC Weekly, para peneliti menemukan bahwa tingkat kematian akibat COVID-19 sekira 2,3 persen. Besaran tersebut sesuai dengan kasus yang terjadi di daratan China.
Studi lain terhadap 1.100 pasien rawat inap di China yang diterbitkan pada 28 Februari di New England Journal Medicine menemukan bahwa angka kematian keseluruhan lebih rendah dengan hanya sekira 1,4 persen.