Kenali Beda Gejala Virus Korona COVID-19, DBD dan Tifus

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Senin 09 Maret 2020 16:15 WIB
Ilustrasi. (Shutterstock)
Share :

SAAT ini Indonesia dilanda ancaman penyebaran penyakit dari virus korona/Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), Demam Berdarah Dengue (DBD), juga demam tifoid. Tiga ancaman penyakit itu, sama-sama diawali dengan gejala demam loh.

Meski sama-sama diawali dengan gejala demam, masih ada gejala memiliki gejala yang berbeda dibandingkan COVID-19, demam tifoid dan DBD. Seperti apa sih cara membedakannya?

Dilansir Okezone dari Medicine Net, Senin (9/3/2020), tifus disebabkan oleh bakteri Salmonellae typhi yang menyebabkan demam tifoid. Orang dapat tertular demam tifoid dengan menelan makanan atau air yang terkontaminasi. Diagnosis demam tifoid dibuat ketika bakteri Salmonella terdeteksi dengan kultur tinja seseorang.

Gejala umum demam tifoid adalah, nafsu makan yang buruk, sakit kepala, diare, sakit dan nyeri umum, demam serta kelesuan. Sekira 3-5 persen pasien menjadi pembawa bakteri setelah penyakit akut. Bagi mereka yang bepergian ke daerah berisiko tinggi, vaksin tifoid saat ini sudah tersedia. Terdapat dua bentuk vaksin yang tersedia dalam bentuk oral dan bentuk injeksi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya