Awaluddin menegaskan, sampai sekarang Indonesia belum menutup penerbangan dari, juga keempat negara yang terinfeksi. "Karena itu, pengawasan ketat yang kemudian kami lakukan untuk setidaknya mengawasi mereka yang masuk ke Indonesia," tambahnya.
Di sisi lain, Juru Bicara Penanganan Kasus COVID-19 Achmad Yurianto menegaskan bahwa penggunaan thermal scanner, tidak bisa menjamin 100 persen dapat mendeteksi pasien COVID-19.
"Pengawasan di bandara dengan termal scanner atau termal gun itu tidak bisa menangkap orang yang terinfeksi COVID-19, karena mereka dalam episode inkubasi," tegasnya di momen yang sama.