PEMERINTAH secara resmi menunda pemberian insentif wisata, menyusul merebaknya wabah virus korona/Coronavirus Disease (COVID-19) di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Tak langsung menyerah, pemerintah pun menyiapkan strategi lain untuk menggaet wisatawan.
Seperti diketahui, guna mendorong pergerakkan wisatawan domestik dan mancanegara, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), awalnya berencana mengucurkan dana sebesar Rp72 miliar untuk influencer. Dana yang diambil dari APBN ini, nantinya akan diberikan kepada sejumlah influencer dari berbagai negara, untuk mempromosikan pariwisata Indonesia, yang menurun akibat wabah virus korona/COVID-19.
Selain influencer, pemerintah juga menyiapkan anggaran sebesar Rp98,5 miliar untuk maskapai penerbangan dan biro perjalanan. Lalu ada Rp103 miliar untuk anggaran promosi dan kegiatan pariwisata sebesar Rp25 miliar.