Seperti diketahui, kasus COVID-19 pertama di luar China bersumber dari seorang wanita berusia 61 tahun dari Wuhan yang melakukan perjalanan menuju Bangkok. Ia terdeteksi terinfeksi COVID-19 oleh pengawasan termal di Bandara Suvarnabhumi pada 13 Januari 2020.
Selain melakukan pengukuran suhu, tindakan lain yang dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 dengan melakukan penyemprotan desinfektan. Beberapa daerah di China melakukan antisipasi COVID-19 dengan menyemprotkan disinfektan kepada beberapa benda sebagai upaya penyebaran virus.
“Hal yang sama berlaku dengan desinfektan. Ada cuplikan televisi dan orang-orang di luar sana yang melakukan penyemprotan dan kami tidak memiliki bukti bahwa itu membuat perbedaan dalam kejadian penyakit,” tuntasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)