SERING mengalami pilek atau flu memang menjadi salah satu sindrom awal penyakit virus Korona COVID-19. Tapi, flu dan pilek bukan berarti Anda terkena korona loh.
Dikutip Zeenews, bisa jadi Anda sering mengalami pilek dan flu karena tidak membatasi porsi makanan manis. Karena itu, batasi sedikit agar tak merugikan kesehatan.
Banyak orang tidak tahu bahwa makanan seperti permen, aneka kue manis, puding, roti hingga minuman diet soda sangat berbahaya bila dikonsumsi berlebihan. Lantas, apa bahaya jika terlalu banyak makan makanan manis?
Sering pilek atau flu
Jika sering sakit, maka Anda mengonsumsi terlalu banyak makanan dan minuman manis. Asupan gula yang berlebihan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membahayakan kemampuan tubuh untuk melawan virus flu, pilek, dan bahkan penyakit kronis.
Merasa lelah
Konsumsi terlalu banyak gula akan membuat Anda merasa lelah sepanjang hari. Meskipun makanan ini membuat Anda merasa berenergi di awalnya, lama-lama tubuh terasa loyo saat beraktivitas.
Kolesterol tinggi
Jika Anda memiliki kadar kolesterol tinggi, maka salah satu faktornya karena terlalu sering makan makanan manis. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Medicinal Food menunjukkan, tubuh yang mengalami kelebihan gula dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan kolesterol jahat (HDL).
Kulit berjerawat
Konsumsi terlalu banyak makanan manis bisa menyebabkan gangguan pada kulit. Anda bisa mengalami banyak jerawat dan masalah lainnya seperti rosacea, eksim, atau bahkan kulit kering. Karena itu, batasi konsumsi makanan manis agar penampilan Anda tetap menawan sepanjang hari.
Selalu lapar
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Appetite menunjukkan, seseorang yang mengonsumsi terlalu banyak gula dapat menyebabkan perut cepat lapar. Hal ini dipengaruhi karena gula darah yang meningkat. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan cukup energi dan merasa selalu lapar.
(Martin Bagya Kertiyasa)