HAND sanitizer atau gel pembersih tangan kini telah banyak diburu oleh masyarakat. Terlebih setelah pemerintah resmi mengumumkan kasus pertama virus korona/Coronavirus Disease 2019 (COVID) pada 2 Maret 2020.
Selain praktis untuk dibawa kemana-mana, hand sanitizer diklaim dapat melindungi diri Anda dari COVID-19. Benarkah demikian?
Dilansir Okezone dari Theguardian Selasa (3/3/2020), hand sanitizer bukanlah sesuatu yang baru untuk mensterilkan tangan kita. Salah satu penemunya terjadi pada tahun 1996 oleh Lupe Hernandez, seorang perawat mahasiswa dari Bakersfield, California, telah membuat gagasan berupa gel yang berbasis alkohol untuk membersihkan tangan tanpa kita harus mencuci tangan dengan sabun.