Dua warga Depok, Jawa Barat yang positif virus korona (COVID-19) telah menghebohkan masyarakat Indonesia. Dua warga Depok tersebut adalah seorang ibu berusia 64 tahun dan anak berusia 31 tahun. Setelah dikonfirmasi positif COVID-19 kedua pasien tersebut langsung dilarikan menuju RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara.
Tentunya wabah COVID-19 yang telah melanda dunia sejak beberapa bulan lalu telah membuat masyarakat menjadi khawatir dan ketakutan. Tapi virus ini bisa dicegah apabila seseorang dapat menjaga kebersihan dengan baik dan lebih perihatin terhadap kesehatan diri sendiri.
Sebelumnya Ketua Umum PB IDI, dr. Daeng M Faqih SH MH, mengatakan salah satu cara yang bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan COVID-19 adalah rutin mencuci tangan dengan sabun, terutama ketika ingin menyentuh bagian tubuh lain seperti hidung dan wajah. Pasalnya tangan menjadi bagian tubuh yang paling rentang terkontaminasi virus dan kuman penyakit.
Selain mencuci tangan ada empat cara lain yang bisa dilakukan oleh masyarakat. Untuk lebih mudah mengingatnya beberapa cara yang disingkat menjadi WUHAN. Singkatan tersebut dibuat sesuai dengan nama wilayah tempat virus tersebut pertama kali muncul yakni di Wuhan, China.
Cara mencegah COVID-19 pun disosialisasikan dengan beberapa bahasa supaya masyarakat Indonesia bisa lebih mudah dalam memahaminya. Berikut tips mudah mencegah COVID-19.
Bahasa Inggris
W= Wash hands
U= Use mask properly
H= Have temperature checked regularly
A= Avoid large crowds
N= Ever touch your face with unclean hands
Bahasa Indonesia
W= Wajib mencuci tangan.
U= Usahakan menggunakan masker.
H= Harus rutin cek panas badan.
A= Awas, jangan berkerumun di tempat ramai
N= Noda wajah usap dengan tangan yang bersih.
Bahasa Jawa
W= Wijik tanganmu sing resik
U= Unggahno penutup irungmu
H= Hasilé suhu awak tansah dipriksa
A= Adohi kumpulané wong akèh
N= Ngusap rai tangané kudu resik
Bahasa Sunda
W= Wasuh panangan sing beresih
U= Ulah hilap nganggo masker
H= Haneut salira teras diparios
A= Awas ulah ruang ruing
N= Ngusap rarai ku panangan nu beresih.
(Helmi Ade Saputra)