Dilansir dari KR Jogja, untuk Peken Pinggul ini selama setahun berusaha konsisten dan minimal menghabiskan 2.000 koin setiap harinya. Peken ini dikembangkan agar tetap lestari, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Melikan dan menambah potensi di Melikan.
Kaisa, 39 tahun, warga Melikan menyambut gembira adanya kirab, karena membuat Pasar Pinggul semakin ramai. Pengunjung bisa datang bersama anak-anak dan keluarga.
(Dyah Ratna Meta Novia)