Lebih lanjut Cucu menjelaskan, sebelum Pulau Sebaru Kecil dipilih sebagai lokasi observasi COVID-19, pulau ini dahulunya juga sempat digunakan sebagai tempat rehabilitasi narkoba. Ada beberapa fasilitas pendukung yang telah didirikan di pulau tersebut.
Mulai dari dermaga, rumah layak huni, hingga klinik untuk mengecek kesehatan para pasien. Letak Pulau Sebaru Kecil pun terbilang jauh dari rumah penduduk dan pulau-pulau resort, sehingga dapat dikatakan aman untuk digunakan sebagai tempat karantina atau observasi.
Di samping itu, saat ini aktivitas wisata di Kepulauan Seribu memang terbilang rendah. Karena sedang memasuki masa low season.
"Kebetulan kan lagi low season, lagi musim hujan. Kalau di pulau itu istilahnya lagi musim angin barat, jadi aktivitas wisata juga kurang," terangnya.