Kementerian Kesehatan menetapkan Pulau Sebaru di Kepulauan Seribu sebagai lokasi observasi 188 Anak Buah Kapal (ABK) kapal pesiar World Dream, yang terdampak Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Selama 14 hari, tepatnya mereka akan tinggal sementara di Pulau Sebaru Kecil.
Pada Jumat (28/2/2020), 188 ABK yang terdampak COVID-19 di kapal pesiar World Dream, dilaporkan akan langsung di bawa ke pulau tersebut untuk menjalani masa observasi. Menurut penuturan Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Achmad Yurianto, alasan pemilihan Pulau Sebaru Kecil sebagai lokasi karantina karena pulau ini telah memiliki sejumlah fasilitas pendukung.
Meski tidak berpenghuni, Pulau Sebaru Kecil memiliki bangunan layak huni, termasuk klinik kecil yang sempat digunakan sebagai tempat rehabilitasi narkoba.
"Klinik tersebut dibangun pada 2008," ungkap Yuri saat ditemui di Kemenkes, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Sementara itu, untuk Pulau Sebaru diklaim cukup strategis, walaupun letaknya paling jauh dibandingkan pulau lain di Kepulauan Seribu. Keindahan bawah lautnya juga digadang-gadang mampu menyaingi keindahan perairan Indonesia Timur.