SEORANG Warga Negara (WN) Jepang dinyatakan terinfeksi SARS-CoV-2, sepulang liburan dari Bali. Namun hal itu membuat masyarakat bingung, bahkan beberapa orang menduga bahwa WN Jepang itu menderita Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).
Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menegaskan, pria asal Jepang itu terinfeksi mutasi COVID-19. Dalam keterangannya, Yuri menerangkan bahwa pria 60 tahun tersebut terjangkit SARS-CoV-2, yang mana menurut referensi yang diterima Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penyakit itu adalah mutasi COVID-19.
"Apa yang dialami warga Jepang itu bentuk mutasi COVID-19 yang dicurigai, semakin menyebar dengan ciri gejala semakin ringan," terangnya di depan awak media di Kantor Kemenkes, Jakarta, Selasa (25/2/2020).